Jakarta, Olahraga merupakan suatu bentuk aktivitas fisik yang diyakini oleh sebagian besar orang memiliki manfaat sangat baik. Aktivitas ini juga menjadi salah satu resep jitu untuk mengurangi risiko penyakit.

Olahraga bisa meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini dikarenakan semakin banyak bergerak maka semakin banyak pula energi yang akan kita rasakan.

Namun walaupun begitu, pengidap anemia dan darah rendah tidak bisa terlalu banyak olahraga. Sebab, hemoglobin yang ada di dalam darah seseorang dengan penyakit tersebut akan kekurangan pasokan oksigen, sehingga justru bisa membuat orang tersebut jatuh pingsan.

“Tekanan darah rendah muncul akibat hemoglobinnya rendah, sehingga suplai oksigennya pun rendah. Jika dipaksakan olahraga terlalu berat, bisa-bisa malah pingsan,” tutur Dr. Santoso Karo Karo, SpJP MPH (K), mantan Ketua Yayasan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) saat dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (29/5/2013).

Penyakit tekanan darah rendah dan anemia ini memang mirip, namun sebenarnya berbeda. Anemia berhubungan dengan jumlah atau volume darah di tubuh yang kurang, sedangkan tekanan darah rendah merupakan kurangnya kekuatan darah dalam menekan dinding pembuluh darah.

Mungkin masih banyak pengidap anemia dan tekanan darah rendah yang mengganggap bila banyak olahraga akan membahayakan dirinya.

Tetapi tak perlu khawatir, Dr Santoso mengungkapkan bahwa olahraga tetap boleh dilakukan asalkan jenis olahraga yang dilakukan termasuk dalam kategori ringan.

“Olahraga boleh dilakukan, tetapi yang ringan saja seperti berjalan atau senam,” tutup Dr Santoso

Leave a Reply

Your email address will not be published.